Pelabuhan Terakhir
Aku labuh dalam pelukmu saat ini, meski kadang tangis tak ingin dulu pergi
Kala itu, bola matamu tak lagi menatap nanar, meski kau tau aku bukanlah dermaga terakhirmu
Aku tak memaksa perahumu berlabuh, namun aku tak bisa menghalau angin yang meniup layar perahumu
Sudahlah, air mata tak akan jadi hujan dan hangat kecup bibirmu tertinggal di pelabuhan terakhir.
Komentar
Posting Komentar