Tugas Kepewaraan Memberi Komentar atas pembawaan acara
Nama : Rahma Binta Monica
NPM : 20410078
Mata Kuliah : Kepewaraan
Pewara adalah seorang yang akan memandu suatu rentetan acara secara teratur dan rapi, mulai dari opening hingga closing. Kemampuan pewara akan sangat menentukan apakah sebuah acara akan berlangsung sukses, lancar, dan meriah. Atau sebaliknya, acara menjadi monoton, tidak menarik dan berantakan. Karena itu, seorang pewara harus benar-benar menguasai seluruh aspek yang akan mempengaruhi kelancaran acara pada saat dia memandunya. Bisa dikatakan, seorang pewara adalah benar-benar produser atau sutradara pada sebuah acara. Tugas pewara memastikan acara berlangsung lancar, tepat waktu, meriah, berkesan, dan sesuai dengan susunan atau rundown acara. Tugas dan peran penting pewara sering diringkas dalam istilah TIM (Time, Introducer, Mood Setter).
Dalam kaitan dengan teknik menjadi MC, ada 4 hal yang harus diperhatikan yaitu : Suara dan cara berbicara, teknik berbicara,bahasa tubuh, dan penampilan.
Agar kita bisa tampil memikan dengan penampilan yang berwarna, aktraktif dan professional, maka ada beberapa kiat yang harus diperhatikan dan dilakukan , yaitu:
1. Uraikan singkatan dalam pembukaan, misalnya KNPI diuraikan
2. Eye Contact (Kontak Mata)
3. Opening touch (dapt berupa lelucon pertanyaan atau pertanyaan yang controversial)
4. Emotional Content (dengan cara: mempertegas kata, mengulang kata, menunda kata/ memperpanjang kata)
Uraian di atas digunakan untuk pembahasan dalam memberikan komentar terhadap video teman-teman kelas Kepewaraan. Berikut pembahasannya :
1. Kelompok 1
https://s.id/KELOMPOK1-KEPEWARAAN
Pewara : Erin Winda Maharani
Tema acara : Formal
Komentar : Pada video yang singkat tersebut ada kelebihan dan kekurangan. Kelebihan atau poin yang sudah baik dari pewara yaitu penampilan busananya yang sudah sesuai dengan tema acara, pewara menggunakan baju formal dan tatanan rias yang minim natural. Kemudian, gesture tubuh pewara sesuai dengan acara resmi, berdiri dengan sudut 45° menyerong, dan cara bersikap sudah tenang.
Kekurangan atau poin yang masih perlu diperbaiki yaitu pada bagian teknik berbicara pewara kurang dalam hal phrasing pemutusan kalimat atau jedanya masih belum jelas, stressing penekanan kalimat untuk memberikan energy juga belum masih ada yang naik turun. Cara berbicaranya masih agak terburu-buru belum perlu diberikan jeda sedikit lebih panjang ketika memberikan ucapan kepada orang lain. Cara memandang hadirin juga belum terlihat pada video ini, pewara lebih sering melihat teks yg dibawa sehingga eyecontact dengan para hadirin dan tamu tidak ada. Teks yang dibawa terlalu besar dan untuk lanjut ke teks berikutnya pewara perlu mengambilnya dari belakang hal ini menjadi titik kelemahan juga karna terkesan ribet dan lama, sebaiknya diperlukan teknis khusus seperti kedua tangan ikut berperan dalam mengubah posisi teks.
2. Kelompok 3
https://youtu.be/Wdx29W5VISQ?si=tbINbhV23HIMiBeC
Pewara : Fara Amalia
Tema acara : Formal
Komentar : kelebihan atau poin yang sudah baik yaitu untuk suara sudah bulat, jelas, tegas. Busana yang digunakan sesuai dengan tema acara formal, rapi, dengan tata rias natural. Namun sebaiknya ketika membawakan sebuah acara busana yang digunakan jangan terlalu dominan hitam karena membawa kesan duka. Pada pewara kelompok 3 sudah baik disiasati dengan belt bermotif tenun. Pewara mampu bersikap tenang ,sudah memandang para hadirin dengan benar. Kecepatann pembacaan sudah benar dan sesuai tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lama. Power suara pewara tinggi sudah cukup untuk sebuah acara formal.
Kekurangan atau poin yang masih perlu diperbaiki yaitu timbre suara kekspresifdari pewara kurang muncul. Ekspresi wajah atau smile face kirang dinampakkan saat memenadang para hadirin hal ini membuat pewara terkesan kaku. Phrasing pemutusan kalimat atau jeda ada yg kurang tepat pada pembacaan awal. Sikap pewara kurang menyerong hal ini mungkin saja juga pemgaruh dari angel pengambilan video, karena pengambilan videonya terlalu fokus dengan pewara dengan pengambilan pewara berada di tengah. Pada berada di atas panggung, yang sehatusnya untuk sebuah acara formal atau resmi pewara ada di sisi bawah panggung. Pewara menggunakan kertas teks terlalu besar tanpa map. Seharusnya untuk acara resmi gunakan map, untuk acara setengah resmi atau tidak resmi gunakan kertas kecil yang berisi catatan dan dipegang tangan kiri sementara tangan kanan digerak-gerakan secara spontan menyertai pembicaraan.
3. Kelompok 4
https://drive.google.com/drive/folders/1Pqv4wg-UOPzTmUPkyulDdGiX3YeakjPw?usp=drive_link
Pewara : Alfira Aulia
Tema acara: Formal
Komentar : Kelebihan atau poin yang sudah baik yaitu busana yang dikenakan pewara sudah sesuai dengan tema acara formal, rapi, dengan tatanan rias yang natural. Teknik berbicara yang digunakan sudah baik pada bagian phrasing penjedeaan kalimat dan artikulasi kejelasan kata. Pewara sudah melakukan eyecontact dengan para hadirin dan tamu , sudah menggunakan ekspresi smiling face. Kecepatan dan timbre dari pewara sudah cukup untuk acara resmi. Pewara sudah mampu bersikap dengan tenang.
Kekurangan atau poin yang perlu diperbaiki yaitu sikap pewara yang belum jelas karena pengambilan video tidak seluruh badan dan pewara berada dipusat kamera yang menandakan pewara bersikap lurus tidak menyerong 45°. Power suara yang kurang untuk acara resmi sebaiknya menggunakan power yang lebih, tone suara yang rendah memberi kesan kurang bersemangat untuk sebuah acara resmi. Penekanan kalimat belum dihadirkan dalam pembacaan. Lebih baik menggunakan catatan kertas agar memberikan kesan lebih formal dan serius dengan ukuran kertas 15x10 atau jika besar bisa diberikan dengan maps.
4. Kelompok 6
https://youtu.be/V7_F-YbgZek?si=qPtplXLWnnMhlQok
Pewara : Laila Diva Zahara
Tema acara : Semi Formal
Komentar : Kelebihan atau poin yang sudah baik yaitu suara dan cara berbicara pewara speed bicara yang teratur, menggunakan power ketika bebicara, volume suara yang sudah bulat didukung juga dengan adanya clip michrophone yang digunakan. Teknik berbicara intonasinya sudah jelas, artikulasi kejelasan kata yang tepat, stressing penekanan kata yang jelas dan tegas, phrasing pemutusan kalimat yang sudah sesuai. Sudah memandang hadirin dengan baik. Bersikap tenang dan sopan. Busana yang digunakan disesuaikan dengan acara tema yang semi formal berupa pengajian umum. Namun, terlalu gelap perlu diberikan sedikit corak agar menimbulkan kesan rapi dan indah bagi seorang pewara.
Kekurangan atau poin yang perlu diperbaiki yaitu gestur tubuh yang kurang menyerong 45°. Ada sedikit grogi atau kilir lidah di akhir pembacaan. Kurang menampakkan smiling face kapada hadirin hal ini membuat pewara terkesan kaku. Teks yang dibawa terlalu besar dan untuk lanjut ke teks berikutnya pewara perlu mengambilnya dari belakang hal ini menjadi titik kelemahan juga karna terkesan ribet dan lama, sebaiknya diperlukan teknis khusus seperti kedua tangan ikut berperan dalam mengubah posisi teks. Nafas, pewara masih melakukan penarikan nafas dan menggunakan jeda untuk bisa membaca teks berikutnya hal ini nampak pada akhir pembacaan.
Binta, penilaianmu bagus. Acaranya apa ta, hanya formal saja. apakah binta juga memperhatikan apa yang diucapkan pewara? Besok kita coba, bagaimana Anda memberikan saran untuk penyempurnaan artikulasinya ya. terima kasih.
BalasHapus