Alik Dalam Pelukan Delina

 Semenjak hujan jatuh bukan lagi ke bumi namun jatuh di pipimu, Ia Delina mendekap dingin tubuh rapuh dengan hangat pelukan terakhir

Semenjak kecup bibirnya berlabuh pada merah muda pipimu, kau berkata padaku aku tak lagi kesepian, pun aku pamit pulang seketika itu dan menutup pintu rumahku. 

Kemarin kau milikku Alik, saat mawar rekah dan kau tersenyum padaku. Aku membayang kau mawar dan aku kelopaknya. Sekarang harap itu pupus dan kau jatuh pada peluk yang bukan kelopakku. 

Kali ini kau jatuh pada peluk yang lain


Komentar

Postingan Populer